Minimnya perolehan suara untuk partai-partai bernuansa Islam dalam perhitungan suara sementara pemilu 2009 kali ini menimbulkan pertanyaan: mengapa 80 persen penduduk muslim di Indonesia hanya memberikan angka dibawah 10 persen untuk partai-partai Islam, bahkan untuk PKS yang berkampanye paling progresif? Apakah artinya umat muslim kurang religius? Dalam menjelaskan ini kita harus memahami dimensi sosial kehidupan religius yang mengarah pada sentimen kebangsaan atau lazim disebut sebagai Civil Religion. Read more... (730 words, 1 image, estimated 2:55 mins reading time)

Ben Anderson mengatakan bahwa perbedaan antara kekuasaan dalam cara pandang Barat dan Jawa terletak di wujudnya. Bagi kebudayaan Barat, kekuasaan seorang pemimpin selalu abstrak dan hadir karena legitimasi. Makanya kekuasaan di akumulasikan lewat pemilihan umum. Sangat berbeda dengan Jawa, dimana kekuasaan haruslah empiris dan memiliki wujud konkret dan merupakan anugerah non-legitimasi. Kekuasaan datang dari langit dan memilih orang-orang yang tepat sebagai eksekutornya. Alam pikiran Jawa inilah yang kemudian dianggap sebagai sumber kekuasaan yang paling penting dan mengalahkan proses pemilihan demokratis. Tentu saja dong.. Kekuasaan kan datangnya dari “dunia atas”, artinya itu adalah petunjuk yang harus diemban oleh para pemimpin. Sebagai energi eksternal yang non-democratic, kekuasaan akan menempel terus pada seseorang selama alam mengkhendaki dan selama manusia mampu membaca “sasmita alam”. Read more... (336 words, 1 image, estimated 1:21 mins reading time)