My essays

Catatan kaki hal 64: setelah 41 kali dikafirkan

05.21.09 | Permalink | 1 Comment

Saya tergugah dengan catatan kaki di halaman 64, tentang sebuah joke yang terinspirasi hadis nabi yang mengharuskan umat Islam hati-hati dalam menuduh kafir saudaranya sendiri. Kata Joke tersebut, kalau kamu tetap sabar setelah 41 orang menuduhmu kafir, maka kamu Wali Tuhan.

Scrapbook

Kritik itu biasa

05.14.09 | Permalink | 3 Comments

Hanya karena kita hidup enak, mudah, kaya, dan berlebih, sering kita anggap dunia tidak ada persoalan.

Tags:

My essays

bosan ekonomisasi agama..

05.08.09 | Permalink | 3 Comments

Tahun ‘90-an. Saya pernah membeli barang2 kelontong di toko yang dikelola Darul Arqam Depok dulu banget. Dilayani perempuan bertutup lengkap kain hitam kecuali di bagian mata aja. Uang pas tidak ada, maka pembayaran dengan uang besar. Sewaktu saya hendak mengambil kembalian receh dari tangan penjual, tiba-tiba dia kaget terus uangnya dilempar [...]

Scrapbook

Bahenol but bright

05.06.09 | Permalink | 1 Comment

Berpakaian selama-lamanya adalah political. Bisa jadi statement politis membangkang, bisa juga statement tunduk pada sistem.
Dari SMA kita diajari tunduk pada sistem…. tapi jaman gue SMA anak cewe membangkang dng memendek2an rok-nya…Rok seksi dan prestasi tinggi ternyata serasi dalam statistik sekolah kami. Bahenol but bright..!
Sekarang… ohh untung aku bukan SMA lagi…menjemukan saudara2… begitu hampa begitu hampa…. [...]

Scrapbook

Catatan diskusi guru di politikana

05.03.09 | Permalink | Comment?

Kalangwan Seingatku, begitu. Guru-guru yang mampu menggugah semangat dan etos murid-muridnya, pastilah seorang subversif. Ia bisa subversif pada apa saja: bisa pada pemerintah yang korup, pada sistem pendidikan yang abal-abal, juga pada realitas sosial di sekitar, bahkan bisa juga pada agama yang telah jadi banal.
Knalpot Putih Idealnya, guru adalah peran intelektual untuk membuka pikiran banyak [...]

My essays

Ki Hadjar dan Kidzania

05.02.09 | Permalink | Comment?

Anak kecil bukan orang dewasa kecil. Anak memiliki daya imajinasi luar biasa dan otonom. Mereka adalah subjek bebas yang kreatif. Beri dia pinsil maka dia akan menggambar, beri dia sekumpulan kardus bekas maka Ia membangun sarang, rumah-rumahan atau bahkan benteng pertahanan.

Tags: , , ,

Scrapbook

MayDay..!

05.01.09 | Permalink | Comment?

Bukan hari libur. Mayday itu hari kerja ketika semua yang merasa sebagai kelas buruh secara kolektif MOGOK dan STOP selama sehari.
 

gambar dari http://sf.curbed.com/archives/2008/05/01/workers_of_the_world_unite_curbed_sfs_guide_to_may_day_madness.php
 
Kapitalisme ragu, sosialisme setengah-hati. Banyak yang suka kalau 1 Mei itu libur..!

Scrapbook

Babi, “tempat koalisi” Gen Virus Flu : Resistensi Simbolis Kompas..?

04.29.09 | Permalink | Comment?

Hari ini 29 april, sub-headline Kompas yang membuat kepala gatal. Baru saja dua hari lalu Demokrat-PKS berkoalisi, dan hari ini Golkar-Hanura mencetuskan capres-cawapres…
Politik Indonesia yang tidak memuaskan…
diselipkan lewat berita outbreak Flu babi dengan gaya bahasa retorik yang sebetulnya kurang jurnalistik, tapi bagi saya membawa hati nurani rakyat.
Koalisi 2009 = babi…!
Hore masuk headline politikana..!

Tags: ,

Scrapbook

Antropologi dan multilkulturalisme (outline)

04.27.09 | Permalink | 3 Comments

Ketika trend multikulturalisme bersintesa dengan metode etnografi eksperimental, saya rasa masa depan antropologi akan semakin menarik, menegangkan dan menghasilkan produk-produk kolaboratif yang melibatkan keakraban antara banyak subjek: para informan dan antropolog menjadi partner yang hadir dalam teks-teks etnografis polifonik. Saya ingin terlibat dengan eksperimen ini..

My essays

Quo-vadis Asosiasi Antropologi?

04.24.09 | Permalink | 2 Comments

Besar dengan teori sistem, nilai budaya serta hal-hal formulatif yang mengarah pada tatanan sosial stabil, antropologi di Indonesia memang tidak punya daya kritik kecuali bila keyakinan akan konstituen multi-etnis yang dipelihara harmonisasinya dipandang sebagai kritik.

Tags: , ,
« Previous Entries
» Next Entries