Angklung dan Rasa Solidaritas (bagian 1)

Catatan Hari Incu*) di hari ulangtahun Daeng Sutigna ke-108. Dalam bentuknya yang awal, angklung dikenal secara terbatas di Jawa sebagai alat musik ritual perladangan padi yang dimainkan berkelompok. Para pemain menggetarkan angklung lebih pada tujuan menciptakan ritmis yang membangun atmosfer upacara penghormatan pada Dewi Sri, bukan berkesenian, apalagi membawakan komposisi. Pernah hanya pengemis yang main […]