Buku itu saling berebut pamor di etalase. Mereka bicara satu sama lain, dalam suara tidak terdengar tentang kita. Sementara saya hanya menganggapnya kumpulan teks yang kita cari bilamana perlu, misalnya untuk kado ulangtahun. Atau pelengkap perhiasan rumah. Sementara kamu, selalu memburuku agar mengerti bahwa tiap buku merekam jauh dari apa yang ditulisnya dan dituliskan tentangnya. Karena mereka menulis tentang dirimu.