Belakangan ini aksi organisasi2 pembenci Malaysia di tanah air memang makin marak marah-marahnya. Sudah buka posko, pasang poster, dan menerima pendaftaran relawan-relawan (mencapai 1500) yang siap dikirim menghancurkan musuh (dan rela pulang dalam bodybag). Dendam kesumat warga Indonesia Bisa adalah peristiwa kolektif yang menyebar dan berbuah “pengorganisasian patriotisme” dalam bentuk rencana penggalangan massa untuk invasi Kuala Lumpur. Tapi mengapa justru TKI yang rencananya kita bela dengan nyawa itu malah sewot? Ada apa?
Hari ini aku tidak produktif, malas mengajar, terlalu banyak kolesterol, bosan membaca, dan seperti biasa bertemu dengan orang-orang yang berharap banyak. Konsultasi, menyiapkan silabus ancangan aplikasi, mimpin diskusi, bicara di depan kelas seperti boneka tolol.
Tags: puisi