Uncategorized

Ujian Akhir Antropologi Indonesia

12.10.09 | Permalink | 1 Comment

Buatlah sebuah essay 1500 kata untuk tiap nomor di bawah ini. Nomor 1 wajib dikerjakan. kemudian pilih salah satu dari dua yang tersisa. Jadi Anda hanya mengerjakan 2 soal saja dengan jumlah kata sebanyak ± 3000.

 

 

Ide keindonesiaan dan permasalahan kebangsaan banyak dituliskan dalam penelitian-penelitian antropologis yang dilakukan pada masa pasca-Orde Baru. Kembangkan sebuah argumen yang [...]

Scrapbook

Memasukkan budaya Indonesia dalam body bag saja !

10.13.09 | Permalink | 5 Comments

Belakangan ini aksi organisasi2 pembenci Malaysia di tanah air memang makin marak marah-marahnya. Sudah buka posko, pasang poster, dan menerima pendaftaran relawan-relawan (mencapai 1500) yang siap dikirim menghancurkan musuh (dan rela pulang dalam bodybag). Dendam kesumat warga Indonesia Bisa adalah peristiwa kolektif yang menyebar dan berbuah “pengorganisasian patriotisme” dalam bentuk rencana penggalangan massa untuk invasi Kuala Lumpur. Tapi mengapa justru TKI yang rencananya kita bela dengan nyawa itu malah sewot? Ada apa?

Scrapbook

Sepuluh Keinginan

10.11.09 | Permalink | 4 Comments

Hari ini aku tidak produktif, malas mengajar, terlalu banyak kolesterol, bosan membaca, dan seperti biasa bertemu dengan orang-orang yang berharap banyak. Konsultasi, menyiapkan silabus ancangan aplikasi, mimpin diskusi, bicara di depan kelas seperti boneka tolol.

Tags:

Tags: , ,

My essays

Menemukan kembali teater di keseharian kita

09.02.09 | Permalink | Comment?

 

In every moment the “others” in my life reflect who I am (Deepak Chopra).

Pengalaman Teater Modern kita
Kata teater dalam perbendaharaan olah seni pertunjukan di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari pengalaman kemoderenan bangsa ini. Modus berpikir tentang makna kemoderenan di seluruh dunia pasca perang adalah berpikir rasional, progresif, efisiensi, objektivikasi, dan ekonomisasi yang diadopsi dengan [...]

Tags: , ,

Scrapbook

Gereja Kristen Jawa yang dilarang

08.29.09 | Permalink | 2 Comments

Tuhanku pun berbisik jangan sekali-kali kau hitung pahala dan mengukur amalmu karena tiada mesin hitung yang secanggih kehendakNya.

Tags:

My essays

Perlu Pemahaman Transnasional

08.16.09 | Permalink | Comment?

– Iwan Meulia PirousWILAYAH perbatasan negara sering kali dibayangkan sebagai area pinggiran yang “asing”. Imajinasi kita tentang perbatasan negara adalah garis merah di atas peta nasional sebelum daerah putih. Garis ini merupakan pinggiran kedaulatan, kawasan frontier yang rentan aktivitas ilegal dan penyusupan paham-paham asing.

 
Maka, cara pandang keamanan dianggap dominan untuk menyelesaikan masalah-masalah perbatasan secara seragam. [...]

Tags: , , ,

My essays

Wokbolic “minder wardeg”

06.13.09 | Permalink | 1 Comment

Wajanbolic mungkin tidak sefilosofis Ubuntu. Dan ketika kini namanya menjadi wokbolic, yang tersisa adalah gambaran tentang bangsa sendiri, yang khawatir akan generasi mudanya yang menjadi kebarat-baratan dan pada saat yang bangga terlalu cepat bangga dengan “inggris-sisasi” di segala bidang. Dua hal yang sangat bertolak belakang itu menjadi bagian laten keindonesiaan kita.

Tags: , ,

Scrapbook

Kejahatan yang memalukan

06.09.09 | Permalink | Comment?

Catatan sejarah kolusi badan peradilan!

Tags:

Scrapbook

Untuk Roby Muhamad: Identitas: hubungan sosial tidak pernah cukup.

05.27.09 | Permalink | Comment?

Apa yang Roby Muhamad tawarkan adalah rasa kenyamanan karena relasi sosial. Namun bagaimana menjelaskan keinginan sangat subjektif (individual basis) untuk terus menggali keindonesiaan dalam diri terlepas dari banyaknya teman friendster+facebook kita?

Tags: , ,

My essays

Indonesia: Sour Sally dan Saur Sepuh

05.23.09 | Permalink | 2 Comments

Sulit mendapatkan gambaran utuh sintesa masa lalu dan masa kini dalam visualisasi Indonesia demi sebuah national cultural branding.

Tags: , , , , ,
« Previous Entries